Taruhan Ibcbet – Manchester United 0-3 Manchester City – Buruknya Lini Belakang MU dan Penguasaan Bola di Final Third City

Taruhan Ibcbet –┬áSeusai kalah di laga derby, manajer Manchester United David Moyes menyebut bahwa timnya lebih buruk dari Manchester City. Apa yang dikatakannya tidak salah terutama merujuk pada permainan dan skor akhir.

MU memang mesti menanggung malu di hadapan pendukungnya sendiri, setelah dihantam tiga gol tanpa balas. City unggul berkat dua gol Edin Dzeko dan gol penutup dari Yaya Toure di menit akhir pertandingan.

Tidak seperti biasanya, David Moyes menurunkan Tom Cleverley, Michael Carrick, dan Marouane Fellaini secara bersamaan. Tidak hanya itu, posisi mereka juga bermain nyaris sejajar, sementara Juan Mata berada di depan ketiganya. Sementara peran ujung tombak di depan diserahkan kepada Wayne Rooney dan Danny Welbeck, walaupun Welbeck pada prakteknya banyak bermain melebar ke kiri.

Ini memang formasi yang tidak biasa dari MU, yang lebih sering bermain dengan mengandalkan sayap. Pada pola biasanya, Moyes minimal menempatkan seorang sayap murni pada starting line up.

Tujuan Moyes menumpuk pemain di tengah adalah untuk menahan gelandang City masuk ke kotak penalti. Termasuk salah satu diantaranya Toure, topskorer sementara The Citizens.

Moyes mencoba mematikan gelandang-gelandang City dengan memakai pola yang berbeda. Tiga gelandang dengan tipe hampir sama dipasang sekaligus untuk mempersempit ruang gerak Toure dan Silva.

Gol cepat dari Dzeko bisa membuat City menjadi lebih mudah mengatur tempo. Ini karena para gelandang City jadi terlihat nyaman dalam menguasai bola. Dan ini adalah salah satu kunci mengendalikan ritme permainan.

Namun strategi ini tidak berjalan dengan mulus karena pemain United terlihat gagal menerjemahkan keinginan Moyes. Hanya Carrick yang sepertinya paham dengan pola tersebut. Bahkan, pada awal pertandingan, gelandang timnas Inggris tersebut harus meneriaki Fellaini dan Cleverley yang sering keluar dari posisinya.
Sementara City tetap memakai pola andalan mereka, menggunakan Toure dan Fernandinho sebagai mesin utama permainan. The Citizens juga mampu menguasai permainan berkat kinerja Silva yang terus bergerak mengatur permainan.

Hasil yang tidak mengejutkan memang, jika berkaca pada pencapaian dan permainan kedua tim musim ini.