Piala Dunia 2014 – Faktor-faktor Kroasia mampu menaklukkan Brasil

Piala Dunia 2014 – Piala Dunia 2014 tentu sudah menjadi momen-momen yang sudah sangat dinantikan oleh para penggila bola, dan pada pertandingan pembuka Piala Dunia, tuan rumah Brasil akan berhadapan dengan Kroasia. Mayoritas para pecinta sepak bola di seluruh dunia pun memprediksikan bahwa Brasil mampu menundukkan Kroasia. Namun siapa yang tahu situasi seperti apa yang akan terjadi nanti selama bertanding. Keadaan bahkan bisa berbalik, membuat ajang sepak bola Piala Dunia 2014 ini menarik.

Namun ada juga prediksi bahwa Kroasia mampu menundukkan Brasil. Berikut beberapa poin prediksi Kroasia mampu mengalahkan Brasil. 1.Luka Modric dan Ivan Rakitic Kedua gelandang Kroasia ini lebih baik dibandingkan dengan pemain tengah Brasil, dikarenakan mereka memiliki musim yang cukup mengesankan bersama timnya masing-masing. Modric mampu memboyong Real Madrid ke partai final Liga Champions sementara itu, Rakitic yang merupakan pemain kunci Sevilla, berhasil memboyong Sevilla untuk berlaga di final Liga Eropa. Lain halnya dengan yang dialami dengan gelandang Brasil.

Dua jangkar utama Brasil yang merupakan Luiz Gustavo dan Paulinho, menutupi musim 2013-2014 dengan pernampilan standar. 2.Statistik Berdasarkan statistik, Brasil kesulitan untuk menaklukkan Serbia, namun hal lain terjadi pada Kroasia yang dengan mudahnya menundukkan negara tetangga mereka tersebut dengan skor 2-0 pada Maret 2013 lalu. Laga tersebut merupakan pertandingan terbaik mereka dalam kurun satu tahun terakhir meskipun performa mereka sempat menurun.

Pada pertemuan terakhir kedua tim tersebut, Kroasia dan Serbia hanya mampu bermain imbang 1-1 yang membuat Serbia dipastikan gagal untuk lolos ke Brasil Juni ini. Brasil, pada laga uji coba melawan Serbia awal bulan ini, kesulitan untuk mengalahkan Serbia, yang mengakibatkan pendukung-pendukung Brasil mengolok-olok pemain Brasil sebelum Fred mencetak gol satu-satunya pada menit ke-58. 3.Pola Serangan Kroasia memiliki senjata mematikan melalui sayap yang mampu membuat Brasil kesulitan.

Dani Alves dan Marcelo yang merupakan dua bek sayap Brasil, sering maju terlalu jauh saat melakukan serangan yang bisa mengakibatkan adanya ruang kosong yang mampu dimanfaatkan oleh Dario Srna dan Danijel Pranjic. Dalam skema serangan balik yang dipakai oleh pelatih Kroasia Nico Kovac, dua pemain Kroasia ini bisa memberi umpan silang dengan gampang ke kotak penalti Brasil. 4.Faktor Julio Cesar Julio Cesar berada dalam kondisi yang tidak baik setelah dilepaskan Queen Park Rangers (QPR). Pelatih QPR Harry Redknapp menjual mantan kiper Inter Milan ini ke Toronto FC pada Februari lalu.

Dalam tujuh penampilannya, Cesar kebobolan sembilan kali dan hanya mampu menghasilkan dua cleen sheet. Sedangkan Eduardo da Silva, menghabiskan usia remajanya di Brasil sejak berusia 31 tahun. Namun, sejak berkarir di Dinamo Zagreb, Eduardo tidak pernah lagi kembali ke Brasil dan memutuskan untuk mengganti kewarganegaraannya. Namun menjelang laga kedua tim nanti, Eduardo menyatakan akan menyanyikan kedua lagu kebangsaan di awal pertandingan. Bekas penyerang Arsenal ini memiliki karier internasional yang cukup baik. Setelah menjalani debut satu dekade lalu, ia telah mencetak 29 gol dalam 63 penampilan.