Judi Bola Online – Roma Terus Jaga Asa Raih Scudetto

Judi Bola Online –¬†AS Roma terus meraih kemenangan dan menjaga jarak dengan Juventus, meski itu belum tentu mengantarkan mereka meraih Scudetto. Tapi I Lupi tak peduli dan hanya ingin terus menang.

Kemenangan 2-0 atas AC Milan diraih di pekan ke-35 Serie A, Sabtu (26/4) dinihari WIB, lewat gol-gol Miralem Pjanic dan Gervinho. Bagi Roma ini adalah kemenangan kesembilan beruntun mereka.

Selama 90 menit Roma tampil oke dan mendominasi Milan yang datang ke Olimpico dengan kepercayaan diri tinggi usai menangi lima laga terakhir mereka. Roma menciptakan 14 tembakan dengan lima on goal dan menguasai 63 persen ball possesion.

“Di 15-20 menit pertama kami terlalu banyak bikin kesalahan dan terlalu lama mengalirkan bola, tapi kami membaik setelah setengah jam,” ujar pelatih Rudi Garcia kepada Sky Sport Italia.

“Gol yang indah dari Pjanic, saat istirahat kami saling bilang satu sama lain bahwa kami harus memulai babak kedua dengan performa oke, tapi jujur saya juga tidak begitu suka penampilan di babak kedua,” sambung Garcia.

Raihan tiga poin ini membawa Roma kokoh di posisi kedua dengan 85 poin, rekor perolehan poin mereka di Serie A – lebih dari saat menjadi Scudetto di musim 2001 – dan menjaga jarak dengan Juve menjadi hanya lima poin di tiga laga tersisa.

Meski jarak itu bisa kembali melebar andaikan Juve mengalahkan Sassuolo, namun Giallorossi tak mau menyerah mengejar Scudetto.

“Setelah kemenangan hebat ini, saya lebih suka berbicara soal sepakbola indah (dibanding kontrak Pjanic). Saya senang karena kami bisa mengalahkan Fiorentina dan Milan, dua tim berkualitas. Di atas itu semua, kami bisa terus bermimpi (untuk menjadi juara),” tegas Garcia.

“Kami akan melihat apa yang Juventus dapatkan dan akan sulit bagi mereka saat melawan Sassuolo karena laga ini di antara semifinal Liga Europa. Saya tahu selalu sulit untuk bermain sebelum atau sesudah laga Eropa. Dan Juve menjalani keduanya,” demikian dia.

Roma masi bisa menjadi yang teratas dan menjadi Juara untuk bisa memegang kendali semua nya saat semua itu terjadi, maka Roma tidak ada yang boleh meremehkan lagi.