Agen Judi Online – Sejarah Lain di Depan Mata Simeone

Agen Judi Online –┬áDiego Simeone. Satu nama itu tak bisa dipisahkan dengan sukses Ateltico Madrid. Bukan hanya kali ini, tapi juga hasil cemerlang Los Colchoneros 18 tahun lalu.

Simeone menjadi sosok sentral dalam perburuan titel La Liga Primera musim ini. Pelatih asal Argentina itu sukses membuat Atleti merusak dominasi Real Madrid dan Barcelona. Atletico juga berhasil memaksa perburuan tiket gelar juara bergulir hingga laga terakhir.

Pada laga yang akan bergulir di Camp Nou, Sabtu (17/5/2014) malam itu, Atletico punya keunggulan lebih dengan mengantongi tiga poin lebih banyak ketimbang Barca. Mereka hanya butuh hasil imbang untuk jadi kampiun.

Bukan itu saja, Simeone juga membuka kans bagi Atletico untuk mencetak gelar juara di Liga Champions — akan berhadapan dengan Real Madrid di final pekan depan.

Jika sukses memberikan trofi juara itu, Simeone bakal membuat sejarahnya sendiri. Dia akan menjadi pelatih yang juga pemain yang sukses mengantarkan tim serupa jadi juara La Liga. Kilaunya sebagai pelatih juga makin cemerlang dengan berhasil membukukan dua titel juara dalam semusim sebagai pemain dan pelatih.

Ya, di musim 1995/1996 ketika Simeone menjadi penggawa Atleti,co tim yang bermarkas di Vicente Calderon itu sukses mendapatkan dua gelar: La Liga dan Copa del Rey. Simeone juga jadi sosok penting dalam musim itu, dengan menjadi pencetak gol terbanyak kedua timnya dengan 12 gol.

Tapi Simeone tak jemawa. Dia tahu benar kerja Atletico musim ini belum benar-benar usai.

The Guardian melaporkan Simeone punya satu cara jitu untuk mendekati pemain. Sebelumnya pelatih 44 tahun itu memuji para ibu yang sudah melahirkan pemain-pemainnya musim ini. Akhir pekan lalu dia memutar kembali video-video yang menayangkan rangkuman aktivitas para pemain sejak pramusim hingga sampai sejauh ini.

Menilik perjalanan semusim ini Atletico akan berjumpa dengan Barca sebanyak enam kali: 2 di Piala Super Spanyol, 2 di La Liga, dan 2 di (perempatfinal) Liga Champions. Hasilnya, mereka empat kali seri, dan satu laga dimenangi Atletico. Hanya kekalahan pada Sabtu besok yang akan membatalkan pesta juara David Villa dkk.

“Tak seorang pun akan percaya, tapi sekarang kami akan menghadapi laga terakhir musim ini dengan tiga poin lebih banyak. Dan tak seorang pun akan percaya kepada kami,” ucap Simeone.