Agen Bola Judi – Kemenangan Atas Hull Jadi Obat Penawar Kekecewaan City

Agen Bola Judi –┬áSepekan belakangan ini sangat tak menyenangkan untuk Manchester City. Maka wajar jika kemenangan atas Hull City jadi obat penawar rasa sakit hati untuk The Citizens.

Pekan lalu City secara mengejutkan disingkirkan Wigan Athletic di perempatfinal Piala FA setelah The Latics menang 2-1 di Etihad Stadium! Luka kedua yang diberikan Wigan setelah menang di final kompetisi itu musim lalu.

Selang beberapa hari setelahnya giliran Barcelona yang memberi garam di atas luka City pasca kekalahan dari Wigan. Los Cules kembali kalahkan Sergio Aguero dkk 2-1 di leg kedua babak 16 besar Liga Champions dan menang agregat total 4-1.

Mimpi City untuk merebut empat gelar musim ini pun menguap hanya dalam waktu tiga hari saja. Tak pelak ini dikhawatirkan bakal mempengaruhi mental para pemain City mengingat mereka masih bersaing di Premier League, karena pemikiran itu bisa menjadi beban yang berat untuk mereka saat bermain, dan bisa mempengaruhi para penggawa saat bertanding di atas lapangan hijau pada setiap pertandingan yang akan di langsungkan kedepannya.

Melawat ke Hull City, tanda-tanda City masih belum move on dari dua hasil mengecewakan itu terlihat ketika di menit 10 mereka harus kehilangan Vincent Kompany usai dikartumerah karena melanggar Nikica Jelavic.

Beberapa menit setelahnya City justru mampu unggul 1-0 lewat gol David Silva. Namun bukan pekerjaan mudah bertahan dari gempuran Hull dengan 10 orang dan Joe Hart harus berjibaku menyelamatkan gawangnya dari kebobolan.

Sampai semenit sebelum waktu normal habis Edin Dzeko memastikan tiga poin untuk City yang menang 2-0. Mereka pun naik ke urutan kedua klasemen dengan 60 poin dari 27 laga, masih ada dua laga untuk bisa menyusul Chelsea di puncak.

“Respons yang sangat bagus usai sepekan yang sulit ini. Bermain dengan 10 orang selama 80 menit sangatlah sulit. Performa yang sangat bagus,” ujar manajer City Manuel Pellegrini seperti dikutip BBC.

“Kami bermain baik, dengan atau tanpa bola. Dan kami juga banyak menyerang dan bisa mencetak gol lebih banyak,” sambungnya.

“Pelanggaran jelas dilakukan Nikica Jelavic pada Kompany sebelum tekel dari Kompany. Tapi wasit tidak melihatnya,” tuntas Pellegrini seraya memprotes keputusan kartu merah untuk Kompany.